Gama Konsultan Adakan Kunjungan ke Istana Presiden Yogyakarta bagi Ditjen Pajak

Gama Konsultan kembali mengadakan pelatihan bagi Direktorat Jenderal Pajak Jakarta pada tanggal 1-3 April 2013. Gama Konsultan dipercaya untuk memberikan beberapa pelatihan secara rutin yang berhubungan dengan dunia kerja Ditjen Pajak  secara khusus bagi para pegawainya. Pelatihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Ditjen Pajak. Kepercayaan ini terwujud dan terus berjalan karena Gama Konsultan dinilai oleh Ditjen Pajak memiliki kredibilitas yang sangat baik pada bidangnya dan memiliki banyak pengalaman dalam  bidang event management.

Pelatihan tersebut didukung oleh trainer-trainer yang sangat handal dan berpengalaman pada bidangnya, diantaranya Drs. Suryo Baskoro, MS (Kepala Bidang Keprotokolan UGM), Drs. Bambang Cahyono (Mantan PNS Istana Kepresidenan Yogyakarta), Ninda Nindiani, MA (Professional MC, Public Speaker dan Motivator) dan Dr. Noor Siti Rahmani, MSc (Dosen Psikologi Industri & Organisasi UGM). Untuk pelatihan-pelatihan berikutnya, Gama Konsultan juga akan bekerjasama dengan bagian Keprotokolan UGM untuk memberikan materi dan trainer yang terbaik.

Pada pelatihan protokol kali ini terdapat kegiatan berkunjung ke Istana Kepresidenan Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Drs. Bambang Cahyono. Para peserta memiliki kesempatan untuk berdiskusi dan praktek langsung sesuai dengan materi-materi yang diberikan sebelumnya pada pelatihan dalam kelas mengenai dunia keprotokolan di Istana Kepresidenan Yogyakarta.(pink)

 

Gama Auto Service Selenggarakan Pelatihan Otomotif Bagi Dosen dan Mahasiswa

Pada tanggal 11-27 Maret 2013 Gama Auto Service menyelenggarakan beberapa kegiatan pelatihan otomotif di bengkel Ultratune Gama Auto Service.  Pelatihan tersebut antara lain Pelatihan Spooring dan Balancing untuk mahasiswa UNS (Universitas Negeri Surakarta) dan Pelatihan Engine Electronic Fuel Injection& Spooring Wheel Balancing bagi Dosen UMP (Universitas Muhammadiyah Purworejo).

Kegiatan ini dimulai dengan diselenggarakannya pelatihan bagi Dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para dosen agar memiliki kemampuan Penyetelan Wheel Alignment pada kendaraan dan penyetelan Wheel Balancing (Menyeimbangkan Roda). Pelatihan yang bekerjasama dengan Laboratorium Sekolah Vokasi Prodi Otomotif Universitas Gadjah Mada ini merupakan sarana meningkatkan kualitas kompetensi di bidang otomotif khususnya Engine EFI dan Wheel Alignment. Ultratune Gama Auto Service selalu menyediakan fasilitas yang baik dan lengkap untuk training baik sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana.

Selain itu Gama Auto Service juga menyelenggarakan pelatihan bagi mahasiswa Universitas Negeri Surakarta sebagai wujud sumbangsih terhadap dunia pendidikan. Pelaksanaan yang berlangsung selama enam hari ini diarahkan pada ranah praktis, sehingga peserta dapat memperagakan secara langsung bagaimana melakukan pekerjaan spooring dan wheel balancing. Pelatihan otomotif Ultratune Gama Auto Service ini akan diselenggarakan secara kontinyu bagi para dosen dan mahasiswa universitas di seluruh Indonesia.(pink)

 

Gama Multi Bersama Fakultas Farmasi UGM Dirikan Unit Usaha Gama Herbal Indonesia

Dalam rangka pendirian Gama Herbal Indonesia, PT. Gama Multi Usaha Mandiri dan Fakultas Farmasi UGM melanjutkan kerjasama diantara kedua belah pihak dengan menandatangani perjanjian kemitraan pada tanggal 15 Maret 2013. Kerjasama ini merupakan kerjasama ke dua setelah kerjasama pendirian unit usaha Rumah Sehat & Apotek UGM.

Tujuan dari kerjasama ini tidak hanya menggerakan usaha di bidang pengembangan obat herbal, tetapi juga sebagai wahana pendidikan dalam rangka meningkatkan kompetensi dalam bidang produksi dan pengembangan obat herbal. Turut hadir dalam acara tersebut Dekan Fakultas Farmasi UGM, Direktur Utama Gama Multi Group, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama & Alumni Fakultas Farmasi UGM, Ketua Tim Peneliti bagian Biologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM dan Sekretaris Direktur Pengembangan Usaha & Inkubasi UGM.

Direktur Utama Gama Multi Group, M. Afrizal Hernandar, ST, MBA dalam sambutannya mengatakan bahwa sumber-sumber herbal yang sangat besar jumlahnya dapat diubah menjadi produk nyata dalam bentuk obat herbal yang berkualitas baik. Tentunya untuk mendapatkan produk yang berkualitas tersebut harus melalui riset-riset secara bertahap. Maka dari itu perlu adanya kerjasama dengan peneliti-peneliti yang berpengalaman dari Fakultas Farmasi UGM, agar nantinya produk yang dikembangkan akan menjadi sebuah masterpiece dalam dunia farmasi. Kerjasama rintisan usaha obat herbal ini diharapkan akan berkembang secara bertahap menjadi industri besar dengan selalu menjaga kualitas bahan baku dan produksinya.

Dalam kesempatan ini, sambutan juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Subagus Wahyuono, M.Sc., Apt. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat besar namun belum dimanfaatkan dengan maksimal, sementara Fakultas Farmasi UGM mempunyai banyak peneliti handal yang berkecimpung dalam riset obat obatan tradisional. Melihat kondisi ini dipastikan ke depannya unit usaha Gama Herbal Indonesia akan mempunyai prospek yang sangat bagus di Indonesia. Terkait dengan pengawasan kualitas mutu dan riset yang berkelanjutan di bidang obat tradisional, Fakultas Farmasi akan mendukung penuh usaha ini agar dapat memberi manfaat banyak kepada masyarakat.

Unit usaha Gama Herbal Indonesia akan dikelola oleh PT. Swayasa Prakarsa, anak perusahaan PT. Gama Multi Usaha Mandiri, yang merupakan produsen alat kesehatan, obat dan obat tradisional (obat herbal). Untuk tahap pertama Gama Herbal akan memproduksi 8 produk obat herbal, diantaranya GamaFro, GamaDiab, Kalkugama, GamaTensi, GamaTerol, Imunogama, GamaSlim, dan GamaLive. Secara bertahap akan ditambah sesuai dengan respon dan kebutuhan masyarakat yang akan dipasarkan ke seluruh Indonesia. (indah)

 

Gamatechno berpartisipasi dalam Pameran CeBit 2013 Hannover - German

PT. Gamatechno Indonesia, anak perusahaan Gama Multi Group, ikut berpartisipasi dalam pameran Centrum der Büro und Informationstechnik (CeBIT) 2013 yang digelar di Hannover, Jerman, pada tanggal 5-9 Maret 2013. CeBIT 2013 merupakan pameran teknologi informasi terbesar di dunia dan merupakan barometer teknologi informasi yang mempublikasikan produk IT serta mempertemukan para pebisnis dari berbagai negara di dunia.

Selain Gamatechno, turut serta dalam pameran ini, delapan institusi dan perusahaan lain seperti  Kementerian Perindustrian RI, KBRI Brussels, Abyor International, Bandung Techno Park, Batavia soft Indonesia, Masvent Technosoft dan Pesona Edu. Sebagaimana disampaikan Managing Director PT. Pro Fair Indonesia (ProFI) Paula Yahya, untuk kedua kalinya, Indonesia kembali berpartisipasi sebagai peserta pameran di antara sekitar 4.000 peserta pameran yang hadir dari puluhan negara dan disaksikan oleh lebih 300.000 pengunjung bisnis dari seratus negara lebih. Indonesia pada CeBIT 2013 menggelar pamerannya di Hall 6, Stand G33, G35.

Anggota Dewan Pengurus Deutsche Messe AG Hannover Frank Pörschmann menegaskan bahwa CeBIT 2013 fokus pada 4 platform CeBIT 2013 yang meliputi CeBIT Pro, CeBIT Gov, CeBIT Lab dan CeBIT Life. CeBIT Pro ditargetkan untuk para pengambil keputusan dari lingkungan industri, pebisnis dan wiraswasta profesional. CeBIT pro menampilkan solusi inovatif untuk semua sektor usaha. CeBIT Gov sendiri didedikasikan untuk menghadapi tantangan yang dihadapi administrasi public, diantaranya mengeksplorasi peran solusi digital maju dalam modernisasi dan mengoptimalkan proses administrasi di pemerintahan. Sementara itu, CeBIT Lab lebih fokus pada ide dan aplikasi komersial. Ini adalah tempat dimana visi diubah menjadi prototipe. CeBIT Life sendiri fokus pada cara mengubah dan mengarahkan konsumen di tengah konvergensi teknologi dan pasar.

Dengan ikut sertanya Gamatechno Indonesia dalam pameran CeBIT 2013, diharapkan Gamatechno dapat meningkatkan peluang kerjasama dengan mitra luar negeri dan dapat mengembangkan produk-produk yang ada menjadi lebih berkualitas, karena CeBit 2013 itu sendiri menjanjikan peningkatan kualitas pada teknologi informasi dan dibalik itu juga terdapat pertukaran pengetahuan, pengalaman dan aplikasi jaringan, sesuai dengan konsep utamanya shareconomy yang menggambarkan pergeseran sosial untuk berbagi.(indah)