Pada tanggal 30 Januari 2015, pukul 08.00-10.00 WIB, Swayasa Prakarsa menerima kunjungan dari Wakil Rektor bidang akademik dan kemahasiswaan, Prof. dr. Iwan Dwi Prahasto, M.Med.Sc., Ph.D. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direksi ( Slamet Sudjarwo ST & Bondan Ardiningtyas, M.Sc., Apt) dan Komisaris Swayasa Prakarsa (drg. Ika Dewi Ana, Phd) di demo room Gamatechno.
Dalam kunjungannya, Prof. dr. Iwan Dwi Prahasto, M.Med.Sc., Ph.D juga melakukan diskusi bersama selain meninjau pabrik Gama-CHA dan Gama Herbal. Diskusi yang dilakukan tidak lain untuk menyusun rencana yang strategis agar tujuan yang telah ada dapat tercapai secara optimal, dimana tujuan awal didirikannya Swayasa Prakarsa adalah untuk mendukung Tri dharma Perguruan Tinggi terutama dalam kegiatan pendidikan di UGM. Selain itu, pada kunjungan tersebut juga dibahas mengenai kendala-kendala dan faktor-faktor penunjang yang dibutuhkan untuk mempercepat proses dan menguatkan UGM sebagai world class research university.
Kunjungan lainnya antara lain dari Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M., pada tanggal 6 Februari 2015 pukul 07.30-10.00 WIB. Kunjungan kali ini diterima oleh Direktur Utama Gama Multi Group, M. Afrizal Hernandar, ST., MBA., beserta direksi Swayasa Prakarsa.
Kedua tinjauan tersebut dilakukan karena Swayasa Prakarsa merupakan bagian dari unit inkubasi yang mendukung pendidikan di UGM, dimana Swayasa berperan untuk menjembatani dan menginkubasi hasil penelitian di UGM agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri, dimulai dari industri obat herbal dan alat-alat kesehatan.
Selain itu, untuk mendukung Tridharma Perguruan Tinggi khususnya pada bidang pendidikan dan penelitan, Swayasa telah melakukan beberapa kegiatan yang mendukung dunia pendidikan di UGM, diantaranya memberikan free product untuk para peneliti yang akan melakukan penelitian terkait bone graft, sebagai narasumber pada berbagai kegiatan ilmiah (workshop), menampung hasil kebun herbal UGM, dan mendukung pemerintah dalam mengembangkan alat kesehatan Indonesia.
Saat ini Swayasa Prakarsa telah menguatkan perannya sebagai incubation centre yang mendukung UGM dalam hilirisasi dan komersialisasi hasil riset dari fakultas di lingkungan UGM. Telah tercatat dari 9 hasil riset yang diinkubasi dalam tahun 2014, Swayasa telah berhasil meng-komersialisasi 1 produk dan 6 produk lainnya masih dalam proses mendapatkan ijin edar serta 2 produk sedang dalam proses inkubasi.
Dengan adanya kunjungan dan diskusi tersebut, Swayasa telah banyak mendapatkan informasi mengenai riset-riset berbasis demand yang layak dikembangkan dan yang telah dilakukan oleh para pakar di lingkungan UGM. Sehingga diharapkan nantinya Swayasa akan menjadi incubation centre UGM yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. (indah)
Berita Lainnya :



