Pada tanggal 12 Juni 2015, Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) RI, Andrinof Chaniago mengunjungi Swayasa Prakarsa dan Gamatechno Indonesia, subsidiary Gama Multi Group, setelah melakukan beberapa kegiatan dengan Rektor dan para peneliti UGM di Gedung Pusat UGM untuk melihat hilirisasi hasil riset kampus yang berhasil dibawa ke industri. Menteri Bappenas RI disambut oleh Direktur utama Gamatechno Indonesia dan Direksi Swayasa Prakarsa di Gedung Gamatechno. Kunjungan ini tidak lain bertujuan untuk melihat contoh hilirisasi riset kampus sekaligus memberikan advices yang positif melalui diskusi-diskusi yang dilakukan kepada Gamatechno dan Swayasa.
Andrinof Chaniago didampingi Rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita karnawati, M.Sc., Ph.D.,serta Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M., ikut menemani dalam kunjungan tersebut. Kepada Andrinof Chaniago, Dirut Gamatechno M. Aditya menjelaskan secara singkat mengenai e-ticketing system dan e-money system integration yang dikembangkan oleh AINO, anak perusahaan Gamatechno Indonesia. Selain itu juga didemokan aplikasi monitoring Trans Jakarta yang memperlihatkan bagaimana kondisi real-time transaksi dari ratusan ribu penumpang BRT Jakarta tiap harinya.
Dalam kunjungannya ke Swayasa Prakarsa dan Gamatechno, Andrinof Chaniago memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan tim holding untuk merealisasikan riset-riset yang ada di UGM. Setelah berdiskusi di demo room Gamatechno mengenai Gama-CHA, e-ticketing AINO, Andrinof Chaniago mengunjungi pabrik produksi Gama-CHA di Gedung Gamatechno karena ketertarikannya dengan Gama-CHA, yang merupakan bone graft pertama di Indonesia dan juga bone graft pertama di dunia yang identik dengan tulang manusia. Selain itu juga Andrinof Chaniago tertarik karena Swayasa Prakarsa merupakan bagian dari unit inkubasi yang mendukung pendidikan di UGM, dimana Swayasa berperan untuk menjembatani dan menginkubasi hasil penelitian di UGM agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri, dimulai dari industri obat herbal dan alat-alat kesehatan.
Pada kunjungannya ke pabrik Gama-CHA, Andrinof Chaniago memberikan advice perlu adanya rencana ekspansi agar nantinya tempat produksi Gama-CHA menjadi jauh lebih luas sehingga bisa menambah produksi, seperti yang telah disampaikan oleh Menristek Dikti RI sebelumnya. Swayasa akan menindak lanjuti rencana ekspansi ini karena dari beberapa kunjungan kementerian RI selalu menekankan pada ekspansi pabrik, agar diperoleh hasil yang optimal.
Melihat suksesnya Gama Multi Group dalam merealisasikan dan menghilirisasikan riset-riset yang dihasilkan para peneliti di UGM, Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas RI berharap Gama Multi Group dapat selalu mendukung Tridharma Perguruan Tinggi khususnya pada bidang pendidikan dan penelitan di UGM dan menjadi contoh bagi perguruan tinggi yang ada di Indonesia. (indah)
Berita Lainnya :



