Pada tanggal 26 Februari 2015 pukul 11.30-13.30 WIB, Gama Multi Group menerima kunjungan dari Pro Vice-Chancellor for Academic Affairs and Research Relations beserta beberapa tim divisi dari University of Namibia, Afrika. Delegasi dari University of Namibia yang hadir dalam diskusi ini antara lain Prof. Osmund Mwandemele, sebagai Pro Vice-Chancellor for Academic Affairs, Prof. Kenneth Matengu (Director of International and External Relations), Dr. Hilka Ndjaula (Deputy Director Sam Nujoma Marine and Coastal Resources Center) dan Dr. Baby Kurivi (Senior lecturer dari School of Veterinary Medicine).
Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Direktur Utama Gama Multi Group, M. Afrizal Hernandar, ST., MBA., Komisaris PT. Swayasa Prakarsa, drg. Ika Dewi Ana, Ph.D., dan Direktur Operasional, Bondan Ardiningtyas, M.Sc., Apt di demo room Gama Multi Group, Gedung Gamatechno lantai 1, Yogyakarta.
.jpg)
Prof. Osmund mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan dan diskusi ini adalah untuk mengetahui model bisnis di perguruan tinggi seperti yang dilakukan Gama Multi Group. University of Namibia memiliki banyak inovasi seperti Universitas Gadjah Mada, akan tetapi belum dapat direalisasikan. Sejauh ini banyak hasil riset Universitas of Namibia yang masih berupa riset dan hanya dipublikasi tanpa dihilirkan ke masyarakat. Prof. Osmund mengharapkan banyak informasi dan masukan dari Gama Multi Group mengenai bagaimana cara Gama Multi menjadi perusahaan dengan begitu banyak usaha (multi usaha) dan mampu men-support seluruh unit usaha dan subsidiary yang dimiliki baik itu mengenai funding yang digunakan untuk mengelola seluruh unit dan anak perusahaan maupun bagaimana cara branding, pemasaran dan konsep yang dimiliki Gama Multi Group.
Dalam diskusi, drg. Ika Dewi Ana, Ph.D menjelaskan mengenai salah satu hasil riset yang telah dihilirisasi ke masyarakat, yaitu Gama-CHA, bone graft pertama di Indonesia dan pertama di dunia yang identik dengan tulang manusia (biomimetic). Selain itu, Indah Subadra selaku Corporate Public Relations Gama Multi Group turut memaparkan seluruh unit usaha dan subsidiary yang tergabung dalam Gama Multi Group. Pemaparan berikutnya mengenai Gamatechno lebih dalam disampaikan oleh Anindya Paramipuspa, Business Development & Partnership Research and Business Development Group Gamatechno.
Diskusi berlangsung cukup lama dan terlihat tim dari Universitas of Namibia sangat antusias dengan memberikan banyak pertanyaan khususnya produk Gama-CHA. Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan meninjau pabrik Gama-CHA di kantor Swayasa Prakarsa dan kantor Gamatechno. Tinjauan ke pabrik Gama-CHA di-handle oleh Sri Yuliana, S.Farm., Apt., selaku Manager Produksi Gama-CHA.

Setelah meninjau pabrik Swayasa dan Gamatechno, diskusi dilanjutkan kembali di demo room. Direktur Utama Gama Multi Group, M. Afrizal Hernandar, ST, MBA memberikan penjelasan yang lebih dalam mengenai konsep yang dilakukan Gama Multi Group untuk menjembatani dan menginkubasi hasil penelitian di UGM agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri.
Diakhir diskusi, tim dari University of Namibia berharap bisa membuat semacam holding seperti Gama Multi Group untuk membantu hilirisasi produk-produk inovasi yang telah dibuat di University of Namibia. (pinky)
Berita Lainnya :



