Pada tanggal 4 Agustus 2015, Presiden Jokowi melakukan visitasi dan diskusi langsung dengan pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Salah satu booth yang dikunjungi Presiden Jokowi adalah Universitas Gajah Mada (UGM) yang diwakilkan oleh Gama Multi Group, dimana Gama Multi Group menampilkan produk-produk luar biasa Gamatechno dan Aino yang terdiri dari Gamatechno Smartcity, AINO Smartcard Solution dan system integrasi uang elektronik.
Gamatechno membawa beberapa produk dan brand gtSmartcity, yang merupakan umbrella brand solusi-solusi Gamatechno. Gamatechno memperkenalkan diri sebagai salah satu perusahaan ICT di Indonesia dengan solusi yang telah teruji di banyak klien di segment perguruan tinggi, pemerintahan, transportasi dan industri lifestyle.
.jpg)
Saat visitasi booth UGM, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D selaku Rektor UGM, Bapak M. Afrizal Hernandar, ST., MBA selaku Direktur Utama Gama Multi Group sekaligus Komisaris PT Aino Indonesia, dan Bapak Hastono Bayu Trisnanto selaku Direktur Utama PT Aino Indonesia terlihat antusias dengan salah satu produk inovasi Aino yaitu mesin gate on shelter serta produk Gamatechno, SmartCity.
Selain mesin gate on shelter, dimana saat ini mesin gate on shelter Aino tersebut telah diimplementasikan di Trans Jakarta dan Trans Jogja, Aino juga memamerkan produk inovasi lainnya seperti perangkat payment device yang mampu memproses pembayaran berbasis non tunai hingga 6 issuer uang elektronik. Perangkat payment device Aino telah diaplikasikan di berbagai solusi Aino yang meliputi e-Identity, e-Ticketing, dan e-Money Integration. Mesin vending machine yang merupakan mesin self service minuman dengan sistem pembayaran uang elektronik hingga 8 issuer uang elektronik. Terakhir, mesin parkir elektronik yang telah diimplementasikan di 3 ruas jalan Kota Jakarta.
Visitasi dan diskusi langsung Presiden Jokowi dengan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dalam Pameran Temu Kreatif Nasional ini menjadi rangkaian kegiatan dari acara yang bertajuk “Inventors Meet Investors” sekaligus grand opening Indonesia Convention Exhibition (ICE). Bertempat di Bumi Serpong Damai (BSD), ICE menjadi venue terbesar se-Asia karena mengambil tempat dengan luas 117.00 m2 dengan 10 hall tanpa tiang. Pameran “Dari Indonesia untuk Dunia” yang berlangsung pada 1 – 9 Agustus 2015 tersebut menjadi platform yang menguntungkan bagi para penggiat ekonomi kreatif untuk bertatap langsung dengan para investor sehingga karya asli Indonesia dapat terus diinovasi dan ditingkatkan daya saingnya. Karya-karya yang ditampilkan sangat variatif meliputi Aplikasi ICT, Smart Home, Pondasi Tahan Gempa, Drone, Multifuel Engine, Robotic, Karya Foto, Karya Arsitektur, Handicraft, Kerajinan Batu Mulia, Indonesia e-commerce, dan lain-lain.
Berita Lainnya :



