Pada tanggal 18 Agustus 2015 Gama Multi Group menerima perwakilan 7 perguruan tinggi di Sulawesi dan Humber Institute of Technology & Advanced Learning, Canada untuk melakukan kegiatan kunjungan lapangan sekaligus study banding. 25 orang dosen terdiri dari perwakilan Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Negeri Manado, Universitas Katolik De La Salle Manado, Universitas Klabat Manado, Universitas Hasanudin Makasar, Universitas Muhammadiyah Makasar dan Universitas Negeri Makasar.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah para perwakilan ingin belajar tentang pengelolaan kewirausahaan dan inkubasi bisnis yang dikembangkan oleh Gama Multi Group. Ke-7 universitas tersebut sedang pada tahap mengembangkan dan menyampaikan program-program akademik kewirausahaan terapan, membangun hubungan serta menyediakan layanan usaha dan jasa kepada UMKM. Unit usaha dan subsidiary yang dikunjungi antara lain Plaza Agro Gadjah Mada, Swayasa Prakarsa, Gamatechno dan Aino.
.jpg)
Gama Multi Group terpilih sebagai tempat belajar dari 7 universitas tersebut karena Gama Multi Group dianggap sebagai organisasi yang berhasil mengembangkan usaha, inkubasi bisnis dan kewirausahaan di Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi tersebut melihat PT Gama Multi Usaha Mandiri bisa menjadi model usaha dan best practice yang bisa dipelajari oleh peserta kunjungan lapangan yang nantinya akan mengembangkan pusat layanan usaha, inkubasi bisnis dan kewirausahaan dengan melihat langsung best practice pengelolalaan Gama Multi Group, terutama unit bisnis Gamatechno, Aino, Plaza Agro Gadjah Mada dan Swayasa Prakarsa.
Dalam rangkaian kegiatan kunjungan tersebut diawali dengan mengunjungi unit Plaza Agro Gadjah Mada. Para perwakilan melakukan diskusi bersama Manager Plaza Agro Gadjah Mada, Bambang Guntoro dan Corporate Public Relations, Indah Subadra. Dalam kegiatan diskusi tersebut para perwakilan 7 universitas tersebut sangat antusias dengan memberikan banyak pertanyaan terkait Gama Multi Group. Setelah melakukan diskusi para peserta mengunjungi minimarket Plaza Agro kemudian ke Aino.
Kegiatan di Aino Para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Aino, mulai dari kegiatan monitoring transaksi di seluruh halte trans di Jakarta dan Yogyakarta melalui monitoring room Aino, lalu mencoba vending machine, payment device dan access gate yang tersebar di 215 shelter Trans Jakarta dan 112 gate on shelter Trans Jogja.
.jpg)
Setelah mengunjungi Aino, para peserta mengunjungi Gamatechno dan Swayasa sambil berdiskusi dengan Manager Gamatechno, Triasmono mengenai produk-produk Gamatechno yang terkait dengan system informasi terintegrasi untuk pengelolaan administrasi dan manajemen perguruan tinggi (Gamatechno Campus Suite), e-Campus dan m-Campus.
Diakhir kunjungan study tour, para perwakilan 7 universitas di Sulawesi tersebut berkesempatan untuk berdiskusi dengan Direktur Utama Gama Multi Group, M. Afrizal Hernandar. Para peserta sangat antusias melakukan diskusi tersebut khususnya mengenai history Gama Multi Group, perjuangan Gama Multi dari tahun 1999 hingga kini dan keunikan Gama Multi Group hingga berbeda dengan perusahaan-perusahaan lainnya serta SDM yang dimiliki Gama Multi Group yang harus bisa menginspirasi antara satu karyawan dengan karyawan yang lainnya. Direktur Utama menjelaskan pertanyaan salah satu perwakilan tentang Gama Multi Group yang unik dan berbeda dengan perusahaan lain, bahwa Gama Multi Group merupakan vehicle UGM dalam menghilirisasi hasil-hasil riset yang ada di UGM. (pinky)
Berita Lainnya :



