Gama Multi Group melalui unit-unit
usaha dan anak perusahaannya memiliki peranan untuk menghilirisasi hasil-hasil
riset UGM di segala bidang. Secara bertahap, Gama Multi Group menjembatani dan
menginkubasi hasil penelitian di UGM agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
dan industri, dimulai dari industri obat herbal, alat-alat kesehatan, agro,
manufaktur rekayasa teknologi & komunikasi (MRTK).
Inovasi-inovasi dari para
peneliti akan dihilirisasikan oleh Gama Multi Group menjadi produk real yang
nantinya akan dipasarkan ke masyarakat Indonesia dan luar negeri. Hilirisasi
hasil riset UGM dilakukan Gama Multi mulai dari proses awal hingga menjadi
produk real, Gama Multi mendampingi dan men-supportpara peneliti sejak awal proses product
development.
Produk-produk unggulan
hasil riset UGM yang telah dihilirisasi antara lain Gama-CHA, Gama Herbal,
Ceraspon, NPC Strip (alat deteksi kanker nasofaring), INA-Shunt (Piranti
treatment Hydrocephalus), INA-Stent, Durante, Gama-EWS, dan produk inovasi
lainnya yang sedang pada tahap pengembangan.
Gama-CHA merupakan bone graft Indonesia pertama di dunia
yang mempunyai struktur identik dengan tulang manusia. Diluncurkan pada tanggal
18 Agustus 2014. Gama Herbal terdiri dari Gama Diab, Gama Tensi, Gama Optima, Imuno
Gama, Kalku Gama dan Gama Fresh. Sedangkan CERASPON adalah Hemostatic Sponge Dental yang merupakan turunan dari produk
GamaCHA. Produk ini adalah sponge pertama di Indonesia yang
memiliki sertifikasi halal dan aman digunakan. Berfungsi sebagai blood
haemostatic pasca pencabutan atau operasi gigi, menghindari terbentuknya
jaringan granulasi yang tidak diinginkan, serta mempertahankan dimensi (volume
dan ukuran) pada daerah luka bekas pencabutan.
NPC Strip (alat
deteksi kanker nasofaring) merupakan solusi mengetahui adanya sel kanker
nasofaring dalam darah pasien. Penggunaannya sangat sederhana, seperti tes
kehamilan, dengan meneteskan darah pada strip akan langsung diketahui apakah
ada sel kanker dalam darah dengan munculnya 2 garis yang menandakan hasil
positif. NPC – Strip merupakan produk pertama di Indonesia untuk screening dini
menggunakan rapid test dan telah terbukti dapat mendeteksi NPC dengan
sensitivitas sebesar 87% dan spesifisitas 100%. Penggunaan metode deteksi NPC yang
telah ada relatif lama dan mahal.
INA SHUNT (Semilunar
Flushing Valve Device) adalah Piranti treatment Hydrocephalus, terdiri atas
sistem pirau katup celah semilunar (shunt device system semilunar split valve)
yang di desain anti selip. Berfungsi untuk
mengalirkan cairan otak dari rongga ventrikel menuju kerongga perut
(peritoneal) pada pasien hidrosefalus. Harga INA-Shunt sangat terjangkau yaitu
kurang dari Rp. 2 juta.
Produk produk
inovasi lainnya antara lain INA-Stent yang merupakan produk rekayasa biomedik
untuk membantu mengatasi problema kesehatan bagi penderita jantung koroner.
Aplikasi untuk pengajuan Patent sedang dalam proses. INA-Stent tertuju pada
masyarakat ekonomi menengah yang tercover BPJS sehingga mendapatkan produk
murah berkualitas.
Selain produk-produk
inovasi unggulan tersebut, masih banyak produk-produk yang sedang pada tahap
pengembangan. Ke depannya produk-produk tersebut akan menjadi produk nasional di
Indonesia yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia maupun dunia. (ind)
Berita Lainnya :



