Pada tanggal 17 – 18 Juli 2019 Inkubator PT Gama Multi Usaha Mandiri diundang untuk menghadiri 2nd ABINet Annual Meeting yang dilaksanakan di Manila, Philippina. Pertemuan tahun ini bersamaan dengan kegiatan National Science and Technology Week yang diselenggarakan oleh Department of Science and Technology Philippines. ABINet Annual Meeting dihadiri oleh Inkubator Bisnis Teknologi dan Start up binaannya yang berasal dari negara-negara ASEAN yaitu, Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunai Darussalam, Myanmar, Komboja, Laos, Vietnam, dan Philippina sebagai tuan rumah. Rangkaian acara National Science and Technology Week digelar di World Trade Centre, Pasay City, Manila, Philippines dan dibuka secara resmi oleh Secretary Department of Science and Technology Philippines, Dr. Fortunato T. De La Pena.
Dalam kesempatan ini, Inkubator Bisnis Teknologi PT Gama Multi Usaha Mandiri menampilkan Start up dengan produk IITOYA untuk turut serta dalam Pameran di acara National Science and Technology Week 2019. Tujuan dari ikut serta dalam kegiatan ini antara lain membuka lebih banyak jaringan di antara start up, inkubator, dan pemangku kepentingan lainnya melalui National Science and Technology Week yang memiliki jangkauan peserta yang luas, sebagai peluang bagi start up untuk menguji pasar Philippina dengan menjual dan mempromosikan produk mereka selama pameran serta mendukung kolaborasi antara Inkubator di ASEAN yang dapat mengarah pada platform ABINet yang berkelanjutan.
Paralel dengan acara Pameran National Science and Technology Week 2019, kegiatan 2nd ABINet Annual Meeting dibuka secara resmi oleh Bapak I Wayan Dipta selaku ASEAN JAIF Project Manager. Setelah dibuka secara resmi, acara dilanjutkan dengan paparan Crowd Funding Models in Japan oleh Dr. Ryuta Takeda selaku GM Global Platform Division Leave a Nest Ltd dan Mr. Ryosuke Shibato selaku Founder and CEO Academist Inc. Setelah paparan dilanjutkan dengan Panel Discussion.
Di hari ke-dua ABINet Annual Meeting, diisi dengan paparan Database Development and Progress, oleh Deva Primadia Almada, selaku Project Assistant, ABINet Organization and Sustainability, oleh I Wayan Dipta, selaku Project Manager, Review of Program Output 1: Adopted ASEAN Business Incubation Model Three Selected participating TBIs, Review of Program Output 4 : First Business Matching NUS, Singapore. Sesi selanjutnya Review of Program Output 5 : Co- Incubation Thai Bispa and BIC Thailand, Review of Program Output 6 : ASEAN Virtual Incubation Program Azra’i Shu’ib, Project co-coordinator, dan ABINet Future Program, oleh Prof. Hadi K. Purwadaria, selaku Project Coordinator.
Acara ditutup dengan Input for Future Program, Monitoring Officer, Wrap-Up Meeting, yang disampaikan oleh I Wayan Dipta, selaku Project Manager. Diharapkan ke depannya Inkubator Gama Multi bisa mempunyai jaringan yang lebih luas dan dapat berkolaborasi dengan para inkubator di ASEAN. (p/s)
Berita Lainnya :

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:10:54 WIB | dibaca 26 x
Pada hari ini, Jumat, tanggal 24 Juli 2026, Gama Multi mengadakan kegiatan Sarasehan Leader Alih Daya di Cafe Boulevard Wisma Kagama UGM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan ..... 
Jumat, 10 Juli 2026 - 10:29:16 WIB | dibaca 77 x
Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan kompetensi sumber daya manusia, PT Gama Multi Usaha Mandiri melalui unit usahanya, Gama Konsultan, menyelenggarakan Pelatihan Tata ..... 
Senin, 29 Juni 2026 - 09:38:17 WIB | dibaca 177 x
Gama Multi Group merayakan Hari Ulang Tahun ke-26 yang jatuh pada tanggal 24 Juni 2026 di Wisma Kagama pada hari Sabtu, tanggal 27 Juni 2026. Mengusung tema “Kolaborasi Untuk Tumbuh ..... 
Rabu, 03 Juni 2026 - 15:48:07 WIB | dibaca 317 x
Pada hari ini, Rabu, tanggal 3 Juni 2026, Gama Multi Group menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Hasanuddin dalam rangka meningkatkan tata kelola, pengembangan usaha, serta optimalisasi ..... 
Jumat, 29 Mei 2026 - 11:15:03 WIB | dibaca 181 x
Gama Multi Group telah menjalin kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Edukasi Global Cendekia (LSP Edukia) dalam upaya memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui ..... 