Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meninjau alat pendeteksi longsor Gama EWS (Early Warning System) di Desa Dermasuci Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal pada tanggal 7 Januari 2020. Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat waspada terhadap cuaca esktrem curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir ataupun longsor.
Gubernur berpesan kepada warga untuk mengamankan dokumen penting dan berharga. "Mulai sekarang semuanya harus waspada, segera amankan dokumen penting seperti surat-surat berharga, KK, sertifikat tanah, ijazah, STNK, BPKB, perhiasan. Semuanya dijadikan satu dalam satu tas," kata Ganjar. Ketika terdengar suara dari alat pendeteksi longsor, Gama EWS, masyarakat haruslah siap untuk menyelamatkan diri. "Begitu ada peringatan, panjenengan tinggal membawa tas yang berisi dokumen penting dan pergi ke tempat yang aman. Lemari, kasur, kulkas jangan dibawa," candanya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, bahwa masyarakat harus siap ketika alat pendeteksi longsor maupun pendeteksi hujan yang telah dipasang mengeluarkan suara.
Sementara itu, selain di Kabupaten Tegal, BPBD Provinsi Jawa Tengah yang bekerja sama dengan PT Gama Multi Usaha Mandiri, juga memasang alat pendeteksi longsor Gama EWS di 14 kabupaten lain. Paket peralatan yang dipasang terdiri dari 1 unit alat Rain Detector untuk memberikan peringatan curah hujan tinggi serta 3 unit alat Crackmeter untuk memberikan peringatan rekahan tanah.(p/s)
Berita Lainnya :



